Ilustrasi BIP dan WhatsApp

WARTAMUSLIM.COM, JAKARTA – Dimulai Sejak WhatsApp mengumumkan kebijakan privasi baru masyarakat Indonesia mulai mencari aplikasi pengiriman pesan alternatif selain Whatsapp dan banyak penggunanya yang protes dan memilih mencari aplikasi pesan instan lain, seperti Signal dan Telegram. Alternatifnya tidak hanya dua platform itu saja, ada juga pilihan aplikasi chat BiP yang kini ramai dibahas di grup WhatsApp. Sejumlah aktivis Islam pun ramai-ramai beralih dari WA ke BiP.

Beberapa hari lalu Tengku Zulkarnain juga menyatakan diri telah menginstall platfrom BiP. Bahkan ia mengatakan siap beralih dari Facebook bila ia menemukan penggantinya.

“Alhamdulillah saya sudah install BIP… Anda juga kan…? Kalau nanti ada model FB yg baru saya akan tinggalkan FB.Bagaimana dgn anda…?,”kata Tengku Zulkarnain di akun twitternya @ustadtengkuzul, Senin (18/01/2021)

Sementara itu, peneliti senior INSISTS, Henri Shalahuddin juga menyatakan telah mengunduh aplikasi BiP ini. Ia bahkan mendukung aplikasi tersebut, sebab aplikasi itu milik seorang Muslim. “Saya sudah install BiP,” ujar Henri seperti dikutip di hidayatullah.com, Rabu (20/01/2021).

“Sebenarnya sesama umat Islam itu ada ikatan emosionalnya, di luar penundaan kebijakan privasi dari WA, sebab innamal mu’minuna ikhwatun umat Islam itu bersaudara, terikat dalam persaudaraan keimanan, ekonomi, politik, dan komunikasi. Jadi jelas dong kita lebih milih penemuan dan kreasi saudara kita, dibanding lainnya,” jelasnya.

Ustad Fahmi Salim misalnya ia mengaku saat ini telah mencoba aplikasi BiP. Menurutnya ada beberapa keunggulan aplikasi asal Turki tersebut.

Selain itu, Fahmi yang juga anggota Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini mengingatkan kepada umat perlunya melek literasi media sosial, “Umat Islam harus melek literasi media sosial,” ungkapnya.

Untuk kalangan guru juga sangat antusias dan mulai melakukan migrasi aplikasi chat tersebut.

Heriyanto, seorang guru di Jawa Tengah, mengatakan ia mulai menggunakan aplikasi tersebut karena memiliki layanan video call berkualitas tinggi yang lebih baik daripada Whatsapp.

Dalam percakapan dengan Anadolu Agency (AA) Senin (18/1/2021), Heriyanto mengatakan BiP memungkinkan obrolan grup hingga 1.000 orang dan berlangganan berbagai saluran.

“Ini cocok untuk mereka yang menjalankan bisnis,” kata Heriyanto dalam obrolan dengan AA melalui aplikasi seperti dikutip Daily Sabah.

Untuk Anadolu Agency sendiri hampir semua jurnalisnya beralih ke BIP.

Heriyanto mengaku bangga menggunakan BiP karena dibuat oleh Turki, negara Muslim. “Saya merekomendasikan teman-teman saya untuk beralih ke BiP,” tambahnya.

Jumlah orang yang mengunduh aplikasi di seluruh dunia telah melampaui 60 juta.

Lonjakan unduhan aplikasi telah mendapatkan momentum di seluruh dunia setelah WhatsApp, yang memiliki lebih dari 2 miliar pengguna, baru-baru ini memperkenalkan perubahan kontroversial pada kebijakan privasinya.

You May Also Like

Ketua MUI: Artis Lebih Dihargai daripada Ustadz dan Ulama

WARTAMUSLIM.COM, JAKARTA – Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Pusat Cholil Nafis secara…

Polisi Penembak Laskar FPI Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan

WARTAMUSLIM.COM, JAKARTA – Seorang Polisi yang terlapor kasus dugaan unlawful killing atau…

Isbat Awal Ramadan Digelar Daring dan Luring 12 April 2021

WARTAMUSLIM.COM, JAKARTA – Sidang isbat (penetapan) awal Ramadan 1442 H akan digelar…