Salah satu tanda kiamat sudah dekat adalah ketika manusia berbondong bondong datang ke masjid untuk berwisata

AL-IMANNEWS.COM – Datangnya hari kiamat adalah sebuah kenyataan yang pasti akan terjadi. Tapi tak seorangan pun tahu kapan hari kiamat akan terjadi, bahkan malaikat, para nabi dan rosul, jin, dan makhluk ciptaan-nya tidak mengetahui kepastian kapan datangnya kiamat.

Namun Rasululloh saw dibekali informasi ilahiyah. Rasululloh SAW mengetahui tanda tanda dekatnya kiamat dengan peristiwa-peristiwa yang mengawalinya.

Diantara sekian banyak tanda kiamat sudah dekat adalah munculnya fenomena berubahnya fungsi sebuah masjid. Yaitu masjid lebih ramai sebagai obyek wisata, bukan sebagai tempat salat dan mencari hidayah.

Rasulullah SAW bersabda;

“ Diantara tanda kiamat adalah bahwa manusia saling membanggakan dalam keindahan masjid.” (HR Ahmad, An-Nasa’i dan Ibnu Hibban). 

Ketika masjid dibangun megah dengan segala kemewahannya hingga membuat setiap mata memandangnya terkagum-kagum, maka perlahan peran dan fungsi masjid telah bergeser menjadi semacam tempat hiburan dan rekreasi.

Dalam riwayat lainnya, Anas ra Rasululloh SAW bersabda;

” Diantara tanda sudah dekatnya kiamat adalah orang akan melihat bulan sabit, maka orang akan mengatakan satu bentuk darinya untuk 2 malam (yang berbeda), dan masjid akan dijadikan sebagai tempat jalan-jalan , serta meluasnya mati mendadak.”  (HR Ath Thayalisi).

Kini banyak terlihat, manusia berbondong-bondong mengunjungi masjid-masjid megah nan mewah bukan untuk menunaikan salat berjamaah atau menimba ilmu agama, namun lebih banyak untuk sekedar berjalan-jalan mengagumi keindahan arsitektur dan kemewahan fasilitas masjid.

Bukan untuk melakukan salat sunnah tahiyyatul masjid dua rakaat, akan tetapi mereka langsung berfoto foto dan mengunggahnya di akun media sosial.

Sesungguhnya Allah Swt. Menjadikan masjid sebagai tempat untuk beribadah (salat dan dzikir) kepada-Nya. Sehingga orang-orang yang mendatanginya adalah mereka yang memiliki kerinduan kepada Allah Swt. dan melampiaskan kerinduannya dalam bentuk sujud dan ruku.

Jadi buat apa masjid dibangun dengan luas dan megah jika setiap kali salat berjamaah hanya satu shaf saja yang terisi penuh. Jadi sebaik baiknya masjid yang penuh berkah dan limpahan rahmat Allah adalah Masjid yang walau tidak luas tanpa fasilitas mewah namun dipenuhi para jamaahnya ketiaka azan berkumandang.

Reza (dream.co.id)

Tinggalkan Balasan