Sebuah adegan dalam rekonstruksi penembakan anggota FPI di rest area KM 50 Tol Jakarta-Cikampek, Senin (14/12/2020). (Foto: Antara)

WARTAMUSLIM.COM, JAKARTA – Seorang Polisi yang terlapor kasus dugaan unlawful killing atau pembunuhan di luar hukum pada enam orang Laskar FPI dikabarkan meninggal dunia. Hal itu diungkapkan oleh Markas Besar Kepolisian RI mengatakan satu dari tiga orang penyidik Polda Metro Jaya yang menembak mati enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di tol Jakarta-Cikampek km 50.

Kepala Bareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto mengatakan hal tersebut namun, ia tidak menyebutkan identitas satu orang anggota Polda Metro Jaya yang meninggal tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat info kalau salah satu meninggal dunia,” kata Agus saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis, 25 Maret 2021.

Menurut dia, seorang anggota Polda Metro Jaya yang menjadi terlapor kasus dugaan pembunuhan terhadap Laskar FPI itu meninggal akibat kecelakaan. Hanya saja, ia menyarankan supaya kasus ini ditanyakan kepada penyidik yang menangani.

Seperti diberitakan dalam gelar perkara yang digelar 10 Maret lalu status kasus penembakan ini dinaikkan menjadi penyidikan.

Hal ini untuk mengimbangi agar sejalan dengan rekomendasi dari Komnas HAM. Polri menjamin akan menyelesaikan perkara ini secara profesional dan transparan.

Ketiga oknum penyidik Polda Metro Jaya itu diduga kuat membunuh enam anggota laskar Front Pembela Islam yang awalnya ditangkap dalam keadaan hidup. Dua lainnya meninggal sebelumnya dalam baku tembak, menurut keterangan polisi.

Namun hingga kini identitas tiga polisi itu belum dibuka oleh polisi. Mereka sudah dibebastugaskan dan terancam pasal pembunuhan dan penganiayaan berat.

Tinggalkan Balasan
Berita lain untuk anda

Revisi PPKM Darurat, Masjid Tidak Lagi Ditutup

WARTAMUSLIM.COM, JAKARTA – Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri merevisi aturan pelaksanaan pembatasan…