Yusril Isha Mahendra dan Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab

WARTAMUSLIM.COM, JAKARTA – Yusril Ihza Mahendra Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) menolak membantu Habib Rizieq Shihab dalam menghadapi persoalan hukum yang sedang menjeratnya. Yusril Ihza Mahendra menolak membantu Rizieq Shihab karana sudah dicap murtad sejak mendukung Jokowi.

Namun disisi lain FPI bilang sebutan murtad itu cuma guyonan. Hal itu dikemukakan oleh Ketua Dewan Syura FPI Habib Muhsin Ahmad Alatas yang menilai pernyataan Yusril soal sebutan murtad usai pindah haluan politik pada Pilpres 2019 hanya selorohan semata.

Muhsin menjelaskan awalnya Yusril bersama FPI mendukung calon presiden, Prabowo Subianto di Pilpres. Akan tetapi, Yusril di tengah jalan memutuskan berbeda pandangan. Yusril akhirnya memilih mendukung Jokowi sementara FPI tetap mendukung Prabowo.

Yusril sendiri mengaku pernah sempat diminta bantuan untuk membantu Habib Rizieq oleh seseorang utusannya Bachtiar Nasir.

“Bachtiar Nasir melalui seseorang utusannya menghubungi saya, karena besok akan diperiksa sebagai tersangka, sepertinya itu Rizieq. Saya katakan, “Mohon maaf tidak bisa membantu,” kata Yusril dalam keterangannya.

Sekjen PBB, Afriyansyah Noer mengakui memang ada pihak yang menghubungi Yusril dalam waktu dekat ini untuk meminta bantuan terkait persoalan hukum.

“Yusril belum bisa jadi pengacara mereka,” kata Afriansyah.

“Silakan menghubungi Pak Prabowo sebagai Menhan, saya yakin Menhan bisa membantu. Kalau saya sudah kafir dan murtad gara-gara mendukung Pak Jokowi menurut versi Anda,” kata Yusril.

Dilain pihak Sekretaris Umum FPI Munarman membantah pihaknya meminta bantuan hukum kepada Yusril Isha Mahendra.

Munarman menjelaskan yang berhak meminta bantuan hukum adalah Habib Rizieq atau keputusan dari pimpinan pusat FPI. Ia menyatakan belakangan ini Habib Rizieq tak pernah sekalipun meminta bantuan kepada pentolan Partai PBB itu.

“Selama ini Habib Rizieq tidak pernah terucap untuk meminta bantuan hukum ke yang namanya Yusril,” kata Munarman.

Tinggalkan Balasan